Jumat, 29 November 2019

Dermatitis Atopik Adalah Eksim Kulit? Berikut Penjelasan Lengkapnya!


Dermatitis Atopik Adalah Eksim Kulit? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Penyakit kulit selalu diidentikan dengan rasa gatal yang menjadi gejala awal timbulnya gejala-gejala lainnya. Masyarakat awal sering menyebut penyakit kulit dengan rasa gatal ini sebagai eksim kulit. Namun apakah sebenarnya eksim tersebut? Dermatitis atopik adalah (link ke ) eksim kulit yang sering dikeluhkan saat kulit terasa gatal, merah dan meradang. Eksim ini sering terjadi pada bayi dan anak-anak yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Penyakit ini bisa menghilang dengan sendirinya dan tidak mengalami kekambuhan ketika anak sudah dewasa. Namun beberapa orang mengalami sebaliknya dimana penyakit eksim kulit yang sering diderita di masa kecil selalu kambuh hingga ia beranjak dewasa.

Apakah semua penyakit kulit dengan rasa gatal adalah eksim? Dermatitis atopik memiliki gejala yang berbeda-beda antara penderita bayi dan anak-anak atau dewasa. Dengan gejala ini, Anda bisa membedakan apakah penyakit yang diderita merupakan penyakit dermatitis atopik ataukah penyakit kulit lainnya. Berikut ini gejala dari dermatitis atopik sesuai dengan penderitanya:

  • Pada penderita bayi:

ü  Muncul tanda merah dan gatal secara tiba-tiba.
ü  Sering muncul di bagian muka dengan bercak merah dan kering.
ü  Sering mengandung cairan.
ü  Bayi menjadi rewel karena gatal.
ü  Mudah terjadi infeksi akibat kulit yang digaruk.

  • Pada penderita anak-anak:

ü  Lebih sering terjadi pada lipatan kulit seperti siku, lengan, lutut dan leher.
ü  Terjadi perubahan warna pada kulit yang meradang menjadi lebih gelap atau lebih terang.
ü  Rasa gatal yang sangat di bagian kulit yang terkena eksim.
ü  Kulit menjadi bergelombang kasar bisa menjadi permanen.

  • Pada orang dewasa:

ü  Muncul di lipatan kulit terutama siku dan bisa menyerang permukaan kulit dengan lebih luas.
ü  Dapat muncul di sekitar wajah terutama di mata.
ü  Kulit menjadi kasar, tebal dan sangat gatal.
ü  Muncul benjolan-benjolan kecil di kulit yang menebal tersebut.
ü  Muncul infeksi ketika kulit digaruk.
ü  Bekas eksim menjadikan kulit bersisik.

Dermatitis atopik sangat erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh penderita. Namun selain itu ada juga faktor genetika dimana anak yang memiliki riwayat keluarga dengan eksim akan lebih mudah terkena dermatitis atopik ini bahkan hingga ia dewasa. Lalu bagaimana cara menanganinya saat hal ini terjadi pada Anda atau anak Anda? untuk mengatasi deramtitis atopik, usahakan dengan menggunakan obat luar atau krim yang dapat menambah kelembaban kulit untuk mengurangi gatal yang dirasakan. Merubah gaya hidup dengan makan buah lebih banyak, minum air putih serta menghindari stress yang bisa memperburuk gejala dermatitis atopik. Gejala ini bisa menghilang dengan sendirinya seiring dengan kekebalan tubuh yang membaik. Namun jika Anda merasa terganggu akibat rasa gatal terutama di malam hari, terjadi infeksi akibat gatal yang digaruk dan gangguan lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan segera.

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit yang bisa terjadi pada siapa saja terutama bayi dan anak-anak. Dengan memperhatikan kebersihan dan kelembaban kulit, penyakit ini akan lebih mudah dihindari. Penyakit ini juga bisa memiliki pemicu tersendiri yang mirip dengan penyakit alergi terutama bagi penderita eksim yang kambuhan. Anda harus menemukan pemicunya, dan menghindarinya agar eksim tak mudah menyerang kembali. Selain penyebab fisik, Anda juga harus bisa mengontrol stres karena eksim ini juga bisa dipicu oleh faktor psikis seperti stress dan kelelahan.


0 komentar:

Posting Komentar